Terminal operator yang tahan gangguan
Operator mencatat output, reject, dan downtime dari tablet di lini. Terminal tetap bekerja saat Wi-Fi pabrik terputus.

Modul di dalam FactoryVision
Tentang FactoryVision
FactoryVision membantu pabrik mengelola produksi, memantau OEE, mengendalikan kualitas, dan mengelola material dari satu platform. Data dicatat langsung di titik kerja, sehingga manajemen tidak lagi menunggu laporan di akhir shift.
Operator mencatat output, reject, dan downtime dari tablet di lini. Terminal tetap bekerja saat Wi-Fi pabrik terputus.

Availability, performance, dan quality dihitung per mesin dan per lini. Penyebab downtime tercatat konsisten dan bisa dianalisis dengan pareto.
Purchasing, gudang, pengiriman, SDM, dan keuangan memakai data yang sama dengan lantai produksi, termasuk HPP dan margin per produk.

Jalankan seluruh sistem di jaringan pabrik tanpa koneksi internet keluar, atau di cloud dengan isolasi data per tenant.
Alur Kerja
Setiap langkah tercatat di sistem yang sama, dari kantor PPIC sampai mesin di lini.
PPIC memasukkan customer order dan forecast, lalu menghitung kapasitas dan kebutuhan material.
Rencana dirilis menjadi work order per lini dan mesin, lengkap dengan target dan batch.
Operator menjalankan work order dari terminal, mencatat output, reject, dan downtime saat itu juga.
Supervisor dan manajemen memantau OEE, pareto downtime, dan laporan shift untuk program perbaikan.


01Perencanaan & Work Order
Kapasitas dihitung dari shift, mesin yang kompatibel, dan ideal cycle time, bukan dari angka yang diketik. Rencana produksi lalu dirilis menjadi work order per lini dan mesin.


02Visibilitas Real-time
Digital twin menampilkan status tiap mesin di lini produksi, dari running, setup, idle, hingga breakdown. Dashboard eksekutif merangkum output, OEE, reject, dan downtime per periode.


03Gudang & Maintenance
Stok dicatat per lokasi, lot, kedaluwarsa, dan status, sehingga hanya stok tersedia yang dihitung oleh MRP. Jadwal preventive maintenance dan check sheet bulanan dikelola per aset.
Untuk siapa
Memulai dan menghentikan work order, mencatat output dan downtime dari terminal tablet di lini produksi.
Memantau status lini, OEE, dan hold kualitas yang masih terbuka secara real-time.
Mengelola demand, kapasitas, MRP, dan rencana produksi sebelum dirilis ke lini.
Mencatat inspeksi dan mengelola ketidaksesuaian dengan alur hold dan release.
Mengelola stok per lokasi dan lot, serta menjalankan jadwal preventive maintenance per aset.
Meninjau KPI produksi, kualitas, inventory, dan keuangan di seluruh pabrik.
Teknologi
FAQ
Bisa. Seluruh sistem dapat berjalan di jaringan pabrik Anda tanpa koneksi internet keluar. Untuk kebutuhan lain, tersedia juga mode cloud dengan isolasi data per tenant.
Terminal operator dirancang tetap bekerja saat Wi-Fi terputus. Operator tetap bisa mencatat output, reject, dan downtime tanpa kehilangan data shift.
Bisa. Sinyal mesin dapat dikumpulkan melalui edge gateway untuk perhitungan OEE, dan data order serta master material dapat diintegrasikan dengan ERP yang sudah Anda gunakan. Detail integrasi disesuaikan per proyek.
Ya. Semua label, pesan, dan laporan yang dilihat pengguna memakai Bahasa Indonesia, sehingga operator di lini tidak perlu beradaptasi dengan istilah asing.
Tidak. Implementasi bisa dimulai dari satu lini percontohan untuk memvalidasi alur kerja operator. Setelah itu, penerapan diperluas per lini dan per modul sesuai kebutuhan Anda.
FactoryVision
Diskusikan kebutuhan produksi Anda dan lihat demo FactoryVision bersama tim kami.
Platform lain yang dibangun oleh Seautomate.